23. snap out of it.

1111 Kata

"Yang tadi siang tuh teman Bang Abhra?" Setelah melalui serangkaian bisu yang panjang dari Dharmawangsa ke Semanggi, pertanyaan pertama Janya sejak ia dan Abhra duduk berdua dalam kabin Mejiku akhirnya terlontar juga. By the way, mereka pulang bareng. Sama sekali enggak direncanakan sih. Tadi Janya emang sengaja balik tepat waktu mengingat dia mau jalan ke Dharmawangsa buat cari kue dulu. So, ya pas banget dia keluar dari Feliang dan dia lihat Abhra yang sedang berdiri seorang diri di tempat di mana siang tadi pria itu nyaris saja terlibat adu bonyok dengan CEO-nya Srivarani Wang. Janya sebetulnya basa-basi saja saat nawarin Abhra buat nebeng naik hatchback miliknya—yang ketika dia beli kredit dulu sempat diprotes Makia, karena katanya menurut pakar Fengshui, warna hijau yang dipilihann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN