Hallo Surabaya aku kembali lagi. Gumam Grisel yang sudah menginjakkan kakinya kembali di Bandara Juanda. Aku hanya membawa koper kecil saja karena ini cuma perjalanan beberapa hari. Aku memesan Grab terlebih dahulu untuk menjemput ku di bandara dan mengantar ku sampai ke rumah. Menginjak kembali ke kota ini sama seperti mengingat kembali luka lama yang ada di hati, tapi aku selalu menekankan kembali luka ini jauh lagi kedalam agar bisa tersamarkan dengan kebahagiaan ku yang sering aku ciptakan sendiri dengan sengaja. Nyatanya ia kadang masih kesulitan menyamai luka ini apakah harus bertemu dengannya, dengan membalas perbuatan yang dia lakukan kepada ku ? Apakah dengan ini bisa membuat hati dan pikiran ini tenang ? Tapi, ini sangat mustahil untuk aku bertemu dengan dia lagi dia sudah me

