Setelah menikmati rujak bersama, suasana di rumah Raimas yang awalnya hangat dan penuh tawa tiba-tiba berubah menjadi tegang. Raimas, yang awalnya baik-baik saja, mendadak merasa mual yang hebat. Dia bergegas ke kamar mandi, namun tidak lama kemudian, terdengar suara muntah yang keras. Azka, Richam, dan Khadijah saling berpandangan dengan wajah khawatir, mereka tahu bahwa ini bukan hal biasa. "Rai, kamu nggak apa-apa?" tanya Azka sambil mendekati pintu kamar mandi. Namun, yang terdengar hanya suara muntah yang terus berlanjut. Khadijah langsung meraih ponselnya. "Kita harus panggil ambulan," ucapnya dengan nada serius. Azka mengangguk, segera menghubungi ambulans sementara Richam menelepon Ibnu. Saat Richam menjelaskan keadaan Raimas, suaranya gemetar, membuat Ibnu yang sedang sibuk di

