Febi menatap gugup orangtua Kellan yang duduk di hadapannya. Febi tak tahu harus mengatakan apa, namun, yang pasti dirinya tak bisa berkata-kata sekarang. Benar kata orang-orang bertemu mertua itu lebih menakutkan dibanding bertemu dengan hantu. Apalagi Febi tak mengingat mertuanya ini. Bolehkah dirinya meringis dan kabur sekarang juga? Tapi, dirinya mau kabur ke mana? Dia tidak akan bisa kemana-mana sekarang. Dia harus menghadapi orangtua Kellan sebaik mungkin dan tidak boleh kemanapun. "Febi apa kabar?" Tanya Dena terlebih dahulu membuka suara. Febi tersenyum. "Baik Tante," jawab Febi mendapatkan tatapan tak percaya dari Dena. "Jangan panggil Tante! Panggil Mama! Kamu itu mertua Mama, jadi, kamu itu sudah menjadi anak Mama. Walau kalian akan menikah ulang, tetap saja kalian sudah me

