Heartbeat— 31

2070 Kata

Sekalipun bangsad, nggak ada akhlak, seneng banget bikin Radit dongkol, setidaknya ia harus mengakui bahwa Sheryl tuh emang solid banget. Apalagi sama modelan Radit yang suka asal gandeng itu cewek nggak inget aturan, waktu, dan sikon. Siang itu, ditinggalnya Una yang memilih makan siang di kantor barengan Thea, Radit lebih memilih pergi dengan Sheryl berduaan kayak dua orang yang lagi selingkuh, nyari tempat makan di luar kantor, ninggalin Fani yang tentunya pas balik nanti uring-uringan. Tapi, nggak masalah karena sekresek pempek Palembang akan menutup rapat mulut gadis itu dari berbagai pertanyaan. Yang butuh ditutup secepatnya kali ini ya mulutnya Sheryl ini. Sejak dari keluar kantor, itu cewek ngedumel nggak ada habisnya. "Lo tau nggak ntar jam 2 gue harus meeting sama Pak Remi, Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN