Radit terbatuk. Ia mengangkat tangannya untuk melambai pada Una. "Kalo gitu gue balik aja, Na, udah ada Angga di sini, kan?" tanya Radit menahan dongkol. Pernah nggak rasanya nahan cemburu biar tetap cool padahal hati udah mau kebakar habis oleh sikap orang di depan kalian? Itu lah yang dirasakan oleh Radit kali ini. Una memberengut, gadis itu menarik-narik lengan baju pria itu sembari menggeleng kecil. "Nggak usah balik, gue pengen ditemenin," rengek Una, Radit menunjuk Angga dengan dagunya. Mengingatkan keberadaan gadis itu di depan Una. Lagi-lagi Una menggeleng, semakin erat menarik lengan Radit. Angga melihat dengan jelas tarikan Una pada lengan Radit, dulu, duluu banget, ketika Una ketakutan dan enggan, maka Una akan menariknya seperti itu, atau ketika Una merasa tak nyaman lagi,

