Setelah mendengar kabar bahwa Alma bertindak sesuka hati, William segera mengambil alih kembali posisi CEO. Mobil sport William berhenti didepan gedung bertuliskan WD magazine. Dengan wajah dingin, langkah kaki memasuki kantornya. Setelah sekian lama vakum akhirnya dia mulai aktif bekerja kembali. Bibir kokoh mengunci rapat membentuk garis lurus, kaca mata hitam membingkai apik kedua mata semakin menambah ketampanannya saja. Beberapa bodyguard tampak mengekori dari belakang. Sebenarnya William sudah tak tertarik lagi mengelola WD magazine akan tetapi setelah Marisa memohon akhirnya dia mau mengalah. Terlebih tak bisa mengabaikan permintaan sang ibu tercinta yang tak ingin melihat WD magazine hancur ditangan Alma. Sang sekretaris langsung menyambut hangat kedatangannya. Hari pertamanya

