Sikap Arthur semakin overprotektif ketika usia kandungan memasuki bulan ke – 8. Dan disini lah pemilik manik biru saat ini, lebih sering menghabiskan sepanjang waktu di café yang telah dibangun bersama Arthur. Mendudukkan bokongnya disudut sofa dengan ditemani secangkir green tea latte. Manik biru melihat sesosok malaikat kecil berusia 7 tahun sedang berlarian. Wajah lucu dan juga tawa lepas tanpa beban membuat bibir Carolina tanpa sadar ikut menyungging senyum. “Apa yang kau lihat?” Tanya Arthur yang tiba-tiba sudah berdiri dibelakangnya. Lalu tatapannya mengikuti arah pandang Carolina. Mengerti dengan yang saat ini bersarang dalam benak gadis cantik yang sangat dicinta ini, Arthur mengusap pelan pundaknya lalu berjalan mendekat ke arah bocah kecil tersebut. Berjongkok didepannya sem

