Dingin. Suasana dingin hadir di dalam mobil yang dikendarai Jonael dan Aleta. Sejak keluar dari rumah sakit hingga mobil itu berjalan mengurai kemacetan, mereka masih saling diam. Sesekali Jonael mengganti gigi mobil dengan penuh tekanan hingga menimbulkan suara keras. Hal itu menunjukkan jika dia sedang marah. Beruntung, jalanan memang padat hingga dia tidak memiliki kesempatan menginjak pedal gas secara berlebihan. Aleta melamun dengan menatap jendela mobil. Pemandangan luar lebih menarik daripada memulai pertengkaran. Sejujurnya bukan itu yang dia harapkan. Dia ingin Jonael meredakan emosinya dulu sebelum mereka bicara nanti. Sekarang diam lebih baik. Mobil Jonael memasuki kompleks perumahan keluarga Aleta. Beberapa blok lagi mereka sampai, dan tiba-tiba Jonael menginjak rem. Mobil b

