Beberapa hari kemudian. Suasana kantor yang dirindukan Aleta kini bisa ia rasakan kembali. Kondisi kakinya sudah pulih. Setelah menghabiskan jatah cuti, kini dia siap bergelut dengan proyek-proyek Sagha Group lagi. Teman kerja? Oh tidak. Tidak banyak pegawai yang dekat dengan Aleta kecuali Bella, Tommy, dan Aksa. Beberapa kubu dari pegawai itu hanya terbagi menjadi kubu penggemar atau kubu mengacuhkan. Serius, orang-orang di divisi pengembangan masih acuh dengan apa yang terjadi pada Aleta. Sikap dingin mereka sama sekali belum mencair, terhadap siapapun. Tentang penggemar, meski Aleta sempat terkena skandal, namun jumlah penggemarnya belum berubah. Masih banyak laki-laki yang suka mencari perhatian padanya. Seperti pagi ini. Di depan lift lobby, orang-orang mengantri namun tidak ada y
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


