Kirana masih terisak. Ia memandangi Galang yang sedang mengurus pembayaran biaya rumah sakit Aldo. Betapa nikmatnya mempunyai banyak uang seperti Galang. Andai saja memiliki banyak uang, Kirana sangat ingin membayar semua biaya pengobatan Aldo. Bahkan, Kirana ingin membelikan Aldo rumah atau mobil karena selama ini Aldo telah rela berjuang untuknya. “Ayo, pulang,” ujar Galang. “A-aku … mau di sini. Aku mau nginep di rumah sakit sampai Aldo siuman.” Galang tak mempedulikan ucapan Kirana. Ditariknya tangan gadis itu. Kirana pun tak kuasa menolaknya. Kirana sadar kini ia telah menjadi calon istri Galang. Statusnya sebagai calon istri Aldo resmi berakhir malam hari itu. Di dalam perjalanan, Galang terus menggenggam tangan Kirana. Namun, ia tak melirik gadis itu sama sekali. Pandangannya te

