Missha menatap Alaaric yang berada di depannya. Hari ini mereka akan kembali ke London, setelah dua hari yang lalu Missha menangis di pelukan Alaaric dan lagi-lagi tertidur di pelukan dan terbangun di Penthouse pria itu. Missha mengiyakan ajakan Al saat lelaki itu memintanya agar pulang bersama memakai pesawat pribadi pria itu, dan sekalian membantu pekerjaan dikit demi sedikit. Padahal nyatanya Missha hanya duduk dengan manis disini. Jujur saja, setelah Al terus-terusan menenangkan dan membuka pikiran Missha bahwa ia bukanlah penyebab kematian kedua orang tuanya, dan kemalangan studi Vinca, wanita ini sudah tak begitu sedih lagi jika melihat foto dan bunga lily di kamarnya sendiri. Padahal, biasanya hanya dengan melihat dan mengingat hal itu Missha langsung menangis. Kemarin Missha

