Setelah pulang dari sana Missha selalu tersenyum. Ia ingat akan apa yang ia minta di air mancur Trevi tadi. Ia meminta agar tidak merasakan patah hati, lagi. Dan beruntung dalam percintaan. Ia juga memohon jika memang Alaaric menyukainya dan pria itu adalah jodohnya, maka berilah kesempatan sekali lagi untuk dirinya bisa menjawab 'iya' untuk Al. Maka dari itu Missha tersenyum optimis, entah mengapa ia mengharapkan saat-saat itu kembali lagi. "Al setelah ini kita akan kemana?" Tanya Missha dengan senyumnya yang sangan manis. "Lihat saja nanti," Al melirik sedikit ke arah Missha dan kembali fokus ke jalanan. Sepulang dari Air mancur Trevi, Al memilih untuk mengendarai sendiri kendaraannya ditemani oleh Missha. Missha sangat penasaran, Roma adalah kota yang sangat indah, banyak se

