Yuna malu

1142 Kata

sesampai nya Fadil di halaman belakang,,,, Fadil pun memperhatikan para santri yang riuh,, semua para santri yang melihat kedatangan Gus Fadil pun mendadak diam dan menunduk, karna segan,, tak terkecuali ketiga gadis yang asik baku hantam tak memperdulikan orang orang di sekeliling nya,,, ustadz Hanif bersuara,, hentikan kalian bisa berhenti, ujarnya tegas,, seketika ketiganya berhenti,, mereka pun di pisah agar tak terulang lagi,, Yuna merapikan rambut panjangnya yang berantakan, dan membuang muka kesel jengkel, emosi campur aduk perasaanya saat ini, apa yang kalian lakukan, di sini pondok bukan ajang tinju, ujar ustadz Hanif,, dia duluan ustadz yang nampar, ujar mawar sambil menangis sesenggukan, jari telunjuk nya mengara ke Yuna,, Yuna yang di tunjuk hanya tersenyum sinis,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN