perkelahian yang sengit

2396 Kata

Yuna tersenyum simpul karna malu,, maaf by, Yuna gak tau,, sambil matanya melirik sekitar, takut ada yang melihat nya juga suaminya, tapi di area parkir nampak sepi,, mata Fadil melirik ke kantong pelastik yang di genggam sang istri,,, Yuna yang menyadari tatapan Fadil mengarah ke kantong pelastik, lalu menyembunyikannya di balik badan nya,, Aby gak ngajar tanyanya,, Fadil ber alih menatap istrinya,, ngajar sayang, cuma karna ada suara gaduh di luar dan suara alarm motor menggangu konsentrasi saya juga santri, Ahir nya saya mencari pelaku nya, ternyata pelakunya istri saya sendiri,,, itu apa yang kamu pegang ko besar banget, tunjuk nya pada pelastik besar di balik tubuh Yuna, karna tertutup gamis Yuna, Masi terlihat pelastik hitam itu, hemmm,, bukan apa apa by,, ini cuma belanjaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN