*** Menjadi seorang pelatih ilmu pedang tak pernah terpikirkan oleh Rafas. Namun, dirinya yakin ia bisa. Berbekal apa yang telah Aura ajarkan selama ini, Rafas pun memulai pelatihannya kepada Joan. Pertama-tama, ia meminta adik lelaki Aura itu melakukan pemanasan, lalu ia mulai mengajarkan gerakan-gerakan ringan yang ternyata sudah cukup mahir dikuasai oleh Joan. Itu adalah hasil pembelajarannya bersama Aura selama ini. Rafas pun merasa senang hingga ia bisa melanjutkan sesi latihan ke tahap berikutnya. Keduanya larut dalam suasana latihan itu. Sedangkan Aura hanya sibuk memperhatikan mereka. Aura semakin bangga pada Rafas karena berhasil menyerap semua pembelajarannya dan menerapkan itu pada Joan. Namun, ada beberapa gerakan pedang yang membuat Aura mengernyit heran. Ia merasa tak pe

