*** Perdana mentri Basam baru saja menyesap tehnya begitu Aston datang menghampiri. Pria itu sudak mebali sembuh seperti sedia kala. Namun, sengaja perdana mentri Basam untuk memerintahnya bersembunyi dulu. Sekarang, sudah saatnya Aston kembali berada di sisinya. Sebab putri Aura mulai melancarkan rencana tersembunyinya. Entah apa, tetapi perdana mentri yakin sekali Aura memiliki banyak rencana. “Selamat kembali ke sisiku, Aston. Kau memiliki tugas penting sekarang!” ujar Basam begitu Aston menunduk hormat padanya. Aston tahu jika dirinya dipanggil untuk kembali menerima tugas baru. Lagipula sudah sangat cukup waktu istirahatnya sejak hampir mati konyol di tangan pria jalanan yang Aston yakin berbohong itu. Hanya saja, ia dan perdana mentri harus menghentikan rencana karena tidak memi

