"Min." Panggil Jihan. Dia udah mikirin ini baik-baik, sebelum dia mati penasaran. Kenapa gak ditanyain aja ke Minhee, soal keraguan hatinya. Minhee menoleh ketika dirinya sibuk membaca majalah kesehatan, yang disana ada fotonya terpampang, karena menjadi salah satu dokter muda sukses. "Ada apa?" Tanya Minhee. "Ada yang mau gue obrolin." Jihan sendiri bingung, dia mau mulai dari mana obrolan ini. Ketika Jihan, terlihat mulai berpikir keras, Minhee menegurnya. "Kenapa, jangan terlalu banyak berpikir." Tegur Minhee. Jihan segera menoleh kearah Minhee, dan menggeleng pelan. "Gak ada kok, cuma mau nginget aja pertanyaan, yang mau aku ajuin tadi." "Emangnya apa?" Minhee kembali bersuara. Jihan tampak berpikir keras, "Gimana ya, Susah juga kalau mau dijelasin." Jihan malah menyengir. "

