Happy reading *** Jihan pamit kepada kedua mertua dan juga suaminya ke toilet.Perutnya bergejolak ketika satu sendok sup masuk kedalam tenggorokannnya. Tentunya Jihan tidak akan membuat siapapun curiga dengan tindakannya.Karena sejatinya Jihan menahan mual yang luar biasa ketika pamit tadi. Kurang hebat apa lagi Jihan? Ikut casting buat jadi pemeran film kayanya Jihan bakal lolos.Bahkan setelah selesai dengan muntahnya yang hanya mengeluarkan cairan bening itu,Jihan terlihat rapi dan baik-baik saja. "Kamu nggak apa-apa kan sayang?" Tanya mama Khawatir. Raut pucat memang tidak bisa Jihan hilangkan dari wajahnya.Apalagi dia lupa membawa liptint untuk memoles sedikit bibirnya yang pucat. Jihan menggeleng, "Jihan nggak apa-apa kok." Papa mertuanya berdehem kemudian Kak Jungmo menepuk ku

