Happy Reading *** "Bagaimana hasilnya?" Tanya mama begitu antusias ketika melihat Jihan yang barusaja turun dari mobil dan hendak masuk kedalam rumah. Jihan tersenyum kemudian mengajak mertuanya itu untuk masuk dan duduk diruanh tamu. "Mama benar-benar tidak sabar,Apakah ada kabar baik?" Ucap Mama dengan mata berbinar.Kemudian memegang kedua tangan Jihan,Membawanya diatas paha dirinya. Jihan menggeleng, "Sepertinya memang belum ma." Jawab Jihan dengan mantap dan memasang ekspresi sedihnya. Mama memang tidak menampik ekspresi apapun.Tapi setelah itu dia menarik Jihan kedalam pelukannya, "Nggak apa-apa,Mungkin emang Tuhan belum mau memberikan kamu kepercayaan untuk saat ini.Mengingat kondisi Jungmo memang tidak memungkinkan kalian untuk merawat seorang anak." Ah iya! Kondisi suaminya

