Epilog

390 Kata

Bunda Khadijah tidak pernah tahu, bahwa dipernikahan yang ke tiganya mendapatkan Rasulullah SAW, manusia terbaik sepanjang zaman. Begitupun aku, dipernikahan yang ke dua ini, aku mendapatkannya. Laki-laki terbaik yang pernah aku temui. Melalui perjalanan panjang kisah cintaku serta beragam ujian dalam hidup, aku jadi tahu siapa saja orang-orang yang mencintaiku dengan tulus. Dia memang laki-laki yang tidak romantis.  Dia tidak pernah membelikan aku bunga mawar merah kesukaanku. Dia tidak pernah mengucapkan selamat di hari pernikahan kami.  Dia tidak pernah memberikanku hadiah saat aku berulang tahun.  Dia jarang memanggilku dengan panggilan 'sayang', kecuali jika ada maunya saja.  Sungguh, sekali lagi kuucapkan dia bukan suami yang romantis. Dia memang suami yang tidak romantis.  T

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN