Terbukanya Tabir Rahasia

1722 Kata

Saat aku membuka mata, wajah Ummi lah yang aku lihat. Wajah yang meneduhkan itu menatap ke arahku dengan penuh rasa khawatir. "Alhamdulillah Nia kamu sudah sadar." "Ummi... Nia memang anak pembawa sial..." "Ssstt... Kamu ngomong apa Ni?" Ummi duduk di sofa yang masih kosong tempat aku dibaringkan, sambil mengelus kepalaku lembut. "Orang tua Nia meninggal karena Nia, rumah tangga Nia hancur karena Nia, dan sekarang ada keluarga yang tidak punya tempat tinggal karena Nia, Mi. Nia memang benar-benar pembawa s**l!" "Nia... Dengarkan Ummi, Nak. Tidak ada anak pembawa s**l. Kamu adalah anugerah terindah bagi orang tuamu. Perihal mereka meninggal, itu semua takdir Allah yang sudah digariskan, dan juga mengenai rumah tanggamu serta kebakaran yang terjadi sekarang, itu semua cobaan untukmu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN