Apa yang sudah disampaikan oleh Yeni menjadi beban di hati Sicilia. Wanita itu tiba-tiba saja gelisah dan selalu kepikiran dengan apa yang sudah disampaikan Yeni kepadanya. Sungguh, Sicilia tidak habis pikir dengan isi otak Herman. “Ci, kamu kenapa?” tanya Sandi yang melihat raut aneh di wajah Sicilia. Sicilia yang tengah merenung dibuat kaget dengan ucapan suaminya, “Ah, aku ... Aku hanya kepikiran mama saja, Bang. Entah mengapa aku jadi takut kalau kehilangan mama.” Mungkin itu memang salah satu yang mengganjal di hati Sicilia, tapi bukan itu penyebab utama istri Sandi itu tampak berpikir keras saat ini. Namun ia tidak mungkin mengatakan hal itu pada suaminya. “Sabar, Ci. Kita doakan saja dan kita tengah mengupayakan yang terbaik untuk mama.” Sicilia mengangguk. Ia melabuhkan pandan

