Penyakit Kronis

1962 Kata

Dua hari sudah Santi dirawat lagi di rumah sakit. Sementara kondisi kesehatannya tak juga kunjung membaik. Semakin hari ia terlihat semakin lemah dan mengeluhkan sakit di bagian perut dan d**a. “Kak, sakit sekali,” keluhnya lagi. “Iya, kakak juga belum dapat kabar apa-apa mengenai sakit yang kamu derita. Sabar dulu, dokter sebentar lagi akan datang untuk menjelaskan.” Santi hanya menunduk pasrah. Bahkan semenjak malam kepulangannya dari darmawisata yang tidak jadi itu, wanita itu tidak makan apa pun. Benar-benar tidak ada apa pun yang masuk ke dalam perut Santi selain minuman berperisa jeruk karena hanya itu saja yang wanita itu inginkan. Sekali waktu, perawat memergoki Ara menyuapi minuman berperisa jeruk kepada Santi, perawat rumah sakit sangat marah dan mewanti-wanti Ara agar tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN