bc

Dijual Suami Pada CEO

book_age16+
detail_authorizedDIIZINKAN
363
IKUTI
1.0K
BACA
family
CEO
drama
tragedy
like
intro-logo
Uraian

Bagaimana jika kalian dijual oleh suami pada pria yang tak menyukai lawan jenis? Sedih pastinya. Itulah yang dialami seorang Alma. Riki yang notabenenya adalah Suami Alma tega menjualnya pada Riko, seorang CEO yang tak menyukai lawan jenis karena trauma percintaan di masa lalunya.

Riko sengaja menghadirkan Alma sebagai kekasih palsu agar keluarganya tak mengusik kehidupan pribadinya lagi. Riko berhasil memperdaya orang tuanya dengan kehadiran Alma di rumahnya hingga mereka benar-benar percaya tapi setelah kebohongannya terbongkar Riko sudah terlanjur merasa nyaman dengan kehadiran Alma di sisinya.

Saat Alma disuruh memakai pakaian sexy oleh Mami Alexa(Bibinya Riko) secara tak terduga, nafsu kelaki-lakian Riko muncul kembali. Ia jadi gamang, apakah ia masih pria normal yang tergoda dengan lekuk wanita.

Misteri cinta masa lalu Riko terkuak saat kedatangan seorang anak yang membawa hasil DNA bahwa ia putri biologis Riko. Riko selalu menolak kehadirannya tapi berkat usaha Alma, Riko akhirnya luluh dan mau menerimanya. Saat Riko mulai akan menerima masa lalunya, Reno datang ingin merebut semua milik Riko.

Ia merasa jadi anak yang terbuang dan hanya Riko saja yang diberi kesempatan. Kejadian masa lalu tentang perpisahan ayah dan ibunya juga kekasihnya tak lain adalah bagian dari rencana jahat Alexa, bibinya sendiri.

Alexa sengaja mengatur agar Riko dan Alma berpisah. Tapi berkat Ayah Riko, Alma bisa diselamatkan dan Riko akhirnya bisa mengakui perasaannya pada Alma dan bisa kembali bersama.

chap-preview
Pratinjau gratis
BAB 1
BAB 1AWAL PERTEMUAN “Neng, hari ini masak ya, dandan juga yang cantik.Temen Aa mau mampir ke rumah!” Itu sebuah pesan dari Riki kepada Alma istrinya. Pasangan yang baru satu tahun menikah dan belum dikaruniai momongan. Setelah menikah dan merantau ke Jakarta, barulah sifat asli Riki terlihat. Pemalas, tak mau bekerja, tukang judi bahkan mabuk dan main perempuan. Sikap Riki yang temperamen dan suka memukul, membuat satu tahun pernikahan ini serasa sudah di dalam neraka bagi Alma. Sering terbersit untuk kabur dari rumah ini, tapi kabur ke mana? Alma hanya gadis desa yang baru pertama kali menginjakkan kaki di ibu kota. Pernikahan mereka memang tidak sehat sejak awal, Riki sebenarnya tak mendapat restu dari orang tua Alma, tapi karena Alma dan Riki sudah di garebek warga. Jadilah mereka terpaksa dinikahkan. Padahal itu hanya salah paham saja, Alma yang tidak mau disentuh oleh Riki karena belum muhrim berusaha melepaskan pelukan Riki, namun nahas warga lebih dahulu melihat mereka berdua seperti sedang bermesraan. Malunya diarak keliling kampung menjadi sejarah dalam kehidupan Alma. Belum lagi kemarahan dari Bapak dan Ibunya yang merasa malu tak becus mendidik putrinya dengan norma agama. “Kalian harus segera dinikahkan saja, daripada jadi zina terus menerus,” kata pak Kades. Alma merasa belum siap untuk menikah tapi ia bisa berbuat apa. Dijelaskan pun tak akan ada yang percaya. Alma pasrah menikah dengan mahar yang tak seberapa. Setidaknya dengan pernikahan itu, wajah orang tuanya bisa kembali tegak. Riki seorang pengangguran yang gemar berjudi. Entah dari mana uang yang dibawa Riki ke rumah, Alma tak ingin terlalu tahu, takut Riki marah dan memukulnya lagi jika menanyakan asal usul yang ia berikan. Sekitar jam sepuluh pagi, Riki dan temannya sampai di rumah. Teman suaminya itu berpakaian sangat rapi dan tampan, tubuhnya atletis dan bidang macam model yang sering berseliweran di TV. "Neng, bikinin kopi dua. Sekalian siapin makannya,” ucap Riki berteriak dari ruang tamu. Alma pun bergegas menyeduhkan dua kopi instan yang sudah ia beli tadi. Tak lama Alma membawa dua kopi itu ke ruangan di mana suami dan tamunya sedang berbincang. Alma meletakan satu per satu kopi di atas meja. Terlihat teman suaminya itu melihat dengan sangat teliti pada Alma. Dari ujung kaki sampai ujung rambut, tak luput dari penglihatan pria itu. "Gimana cantik kan?" ucap Riki sambil menyeringai. "Ya, lumayan. Ok aku ambil,” kata tamu itu datar. "Siap bos, mau ambil sekarang?" "Ya, sekarang aja. Aku gak punya banyak waktu." "Neng, sini.!" Panggil Riki berteriak. "Iya, ada apa, A." "Hari ini, kamu ikut sama si Bos. Temenin si Bos jalan-jalan" Alma hanya diam tak mengerti dengan perintah suaminya itu. "Udah jangan bengong, cepet ikutin si Bos, awas kalo kamu macam-macam. Aku pukul lagi nanti." Alma yang bergidik ngeri langsung berdiri di samping tamu suaminya itu. "Ini uangnya." Lima lembar uang merah tamu itu berikan pada Riki. Alma masih tak tahu itu artinya apa. "Nurut apa pun maunya si Bos, awas kalau ngelawan" bisik Riki pada Alma. Alma pun pergi mengikuti tamu itu masuk ke mobilnya. "Aku udah sewa kamu, jadi jangan coba-coba kabur" kata pria sesaat sebelum melajukan kendaraannya. "Maksud Tuan apa? Saya di sewa? Sewa apa?" tanya Alma penasaran. "Kamu bodoh, atau t***l sih? Mau-maunya kawin sama begundal macam Riki. Dia sudah jual kamu ke Aku. Tadi uang itu DP nya." Alma menghela nafas panjang, tak menyangka pria yang mengijabnya di depan sang Ayah, akan tega menjualnya pada pria lain. Alma kecewa dan hanya bisa tertunduk lesu menerima takdir. Sekitar satu jam di perjalanan, sampailah mereka di sebuah rumah yang cukup luas. Alma pasrah jika hari ini status ia menjadi seorang wanita sewaan. "Masuk!" "Baik, Pak." "Jangan Pak lah, aku masih muda. Panggil Riko aja." "Baik pak Riko, eh Riko" ucap Alma yang masih canggung. Riko langsung masuk ke kamarnya. tinggallah Alma yang masih tak mengerti kenapa ia ada di sana sekarang. "Alma. Sini masuk!” perintah Riko dari dalam kamar. DUG DUG DUG Dada Alma berdegup kencang. Inikah saatnya Alma harus melakukan pekerjaan barunya sebagai wanita sewaan?? Walau takut. Alma tetap memberanikan diri masuk. Terlihat Riko sudah bertelanjang d**a. Tanpa melihat ke arah Riko, Alma masuk. "Sini, deketan. Ada yang mau aku omongin" kata Riko lagi. Alma benar-benar takut untuk langkah selanjutnya. "Maaf Tuan, eh Riko mau buka baju sekarang? Eh maksud saya, saya buka bajunya sekarang?" Alma gugup. "Ngapain kamu buka baju? Walau gak pake baju juga, aku gak bakal nafsu lihat kamu." Jawaban Riko itu membuat Alma jadi bingung.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Tunangan Pengganti CEO

read
1K
bc

TAKDIR KEDUA

read
34.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook