Bab 10Membahagiakan Gaby Keesokan paginya, Gaby sudah terlihat lebih sehat. Seperti biasa Alma menyuapi gadis kecil itu. Dua malam Alma yang menjaga Gaby di rumah sakit. Riko orang yang diharapkan untuk datang menjenguk, tak menampak batang hidungnya. Hanya sekali Riko di sana, yaitu saat mengantarkan saja. Selebihnya ia tak ada. “Siang ini, Gaby sudah boleh pulang ya. Selamat Nak.” Dokter itu memberi selamat atas kesembuhan pada Gaby. Gadis kecil itu tersenyum dan mencium pipi dokter yang terlalu tampan di mata Alma. Ya, siang ini Gaby sudah bisa pulang. Tapi Alma bingung harus membawa anak ini kemana? "Gaby sayang, bolehkah Bibi main ke rumah kamu?" Alma mencoba berkamuflase. "Aku tak punya rumah Bibi." Jawab anak cantik itu. Rambutnya yang pirang ikal, juga mata biru yang cantik

