Bab 28

685 Kata

Bab 28Langsung Dilamar Alma terbelalak melihat Roni mengeluarkan sebuah kotak merah berisi cincin berlian. Ia merasa terjebak dengan perkataannya sendiri. Alma jadi merasa mati kutu, termakan omongannya sendiri. "Sudah ah, pernikahan itu sebuah ikatan sakral, jangan dijadiin bercandaan." ucap Alma. "Aku serius, ijab kabul sekarang juga aku siap." Roni malah makin berani. "Pak, Bu. Saya kesini untuk meminang Alma menjadi istri saya, mohon izinnya." Alma yang tak sadar kalau kedua orang tuanya sudah kembali dan ada tepat di belakangnya. Wajah Roni yang mengucapkan itu dengan serius menandakan kalau itu bukan sedang bercanda. Padahal dari tadi Alma menganggap Roni hanya bercanda. “Kalau Bapak dan Ibu sih setuju, setuju saja. Terserah Alma saja. Bagaimana Alma, apa kamu bersedia jadi ist

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN