Bukan Anakku

1104 Kata

Beberapa menit kemudian, keluarga besar Ayu berbondong-bondong datang ke rumah sakit, kecuali Andra. Mereka menenangkan ibu mertua yang masih histeris tidak terima ditinggalkan oleh suaminya. Aku sendirian menunggu pemeriksaan Ayu. Tak lama, Dokter keluar dari ruangan. Aku segera beranjak dari duduk. "Bagaimana keadaannya, Dok?" tanyaku setelah berdiri di hadapan sang dokter. "Apa Anda suaminya?" Aku mengerutkan kening, kenapa Dokter ini malah menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan? "Selamat, isteri Anda sedang hamil 4 minggu," tukas Dokter itu berlalu pergi. DUARRRRRR!!!!! Seperti dipukul tepat pada tengkukku. Kepalaku terasa sangat berat. Aku kehilangan keseimbangan dalam berdiri. Aku duduk dan memijat keningku, sial! Aku telat melangkah. Aku belum melihat Andra, aku merogoh pon

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN