Kalea mengerutkan dahinya ketika melihat ada buket bunga di atas mejanya. Wanita itu berusaha untuk mencari tahu tentang siapa pengirimnya dan ditujukan untuk siapa buket bunga tersebut. Mungkin saja seseorang salah meletakkannya di mejanya yang memang seharusnya untuk orang lain. Tapi di sana tidak ada informasi apapun kecuali satu kata ‘maaf’. “Mungkinkah bunga ini dari Genta?” Wajar jika tebakan Kalea langsung tertuju kepada sang Ceo tersebut karena semalam saja pria itu berusaha datang ke apartemennya untuk sekedar minta maaf. “Cie dapet bunga dari siapa, Kal?” tanya Dinda. Wanita itu menoleh ke arah sahabatnya sambil menggelengkan kepalanya, Kalea memilih untuk pura-pura tidak tahu daripada nantinya akan timbul gosip aneh. Tapi bukan berarti Kalea tidak percaya dengan Dinda sahab

