“Bu, aku pamit pulang ya habis ini langsung istirahat jangan tidur terlalu malam ‘kan Naufal udah ada bapaknya.” Walau ucapan Namira terdengar sedang berpamitan kepada sang ibu tapi pria itu tentu merasa tersindir. Tapi Juan tidak marah dan memaklumi sikap kakaknya yang benar-benar peduli serta sangat sayang dengan orang tua mereka. “Hustt… Jangan bilang begitu Namira, sudah sana pulang dan hati-hati di jalan,” kata Warsih yang tidak ingin anak-anaknya bertengkar hanya karena masalah sepele. Selain itu, wanita paruh baya itu sama sekali tidak merasa terbebani dengan adanya salah satu cucunya di rumah. Dan soal sakit? Warsih berpikir kalau dirinya saja yang kurang menjaga kesehatan. “Ya sudah, assalamualaikum.” Dengan wajah yang ditekuk wanita itu pergi meninggalkan rumah orang tuanya

