Pukul enam sore Kalea baru saja membuka matanya karena sebelumnya sempat tertidur ketika menunggu Genta yang akan menjemputnya. Ia sempat terkejut karena keadaan apartemennya yang sudah gelap. Wanita itu segera meraih ponsel miliknya yang ada di atas meja untuk melihat apakah ada balasan pesan dari Genta karena sebelumnya Kalea sempat mengirimkan pesan. Kalea sempat membuang napas kesal karena memang Genta tidak mengkonfirmasi tentang kelanjutan rencana mereka yang akan pergi berkemah atau mungkin merayakan tahun baru bersama. “Genta ke mana sih? Kita tuh jadi pergi enggak sih?” gumamnya kesal sambil berusaha menghubungi pria itu tapi sepertinya Genta sengaja mematikan ponselnya hingga akhirnya ia membanting ponselnya di atas sofa. Tidak seperti biasanya pria itu menghilang tanpa kabar

