Shofy bimbang akan menelepon Randi atau tidak. Jika melakukannya, ia yakin lelaki itu akan besar kepala. Usahanya dalam menjaga jarak dengan lelaki yang selalu mengejarnya itu akan sia-sia. Sebenarnya Shofy tidak ingin menjaga jarak jika Randi tidak terlalu berlebihan dalam mengejarnya. Kakak kelasnya waktu SMA itu hampir setiap hari mencari perhatian, dari sekadar kirim pesan sampai mengajaknya jalan. Setiap malam minggu juga selalu datang. Terpaksa Shofy mencari banyak alasan agar tidak bertemu lelaki itu. Shofy mengakui Randy tampan dan mapan. Hanya saja ia tidak suka dengan sifat lelaki itu yang sombong, angkuh, dan suka mempermainkan hati perempuan. Ia bisa makan hati jika menikahi lelaki itu. Kadang Shofy merasa heran. Dengan tampilan fisik dan kekayaan, Randi bisa dengan mudah

