Flavia terdiam mendengar ucapan putranya, Ludovic lalu menarik tangan Flavia kemudian menyatukan dengan tangan Fabiano. "Semoga setelah ini kalian bisa akur dan bersama lagi. Jika belum bisa maka kalian wajib mencobanya, terutama Mama," ucap Ludovic sambil tersenyum. Flavia terdiam lalu memandang Fabiano yang ikut tersenyum. "Kita bisa mencobanya lebih dulu, sebelum menikah aku akan melakukan pendekatan terlebih dahulu kemudian jika kamu cocok denganku maka kamu bisa menerimaku dan jika sebaliknya kamu bisa menolakku," jelas Fabiano. "Oke deh, aku mau pulang dulu ke rumah. Mama bisa tutup toko dan berkencan dengan Papa," ejek Ludovic. *** Fabiano menatap Flavia dengan senyum yang tak pernah lekang dari wajahnya. Langit mulai gelap, dan bintang-bintang berkelip di langit. Mereka

