"Judith." Panggilan kelima Nadine dari balik pintu kamar Judith tidak berpengaruh apa-apa bagi gadis tersebut. Ia terlampau asik melamun menatapi potret dirinya yang dirangkul penuh sayang oleh dua lelaki seumuran. Cata, Judith, kemudian Amar. Urutan ketiga remaja tersebut dari kanan ke kiri. Dengan baju atasan serba merah dipadu bawahan putih. Judith dengan kaus merah santai dan jeans straight leg favoritnya. Amar dengan sweater merah dan celana panjang, terlihat seperti anak lelaki yang begitu patuh pada peraturan rambu-rambu. Sedang Cata, kaus santai yang ia pakai hanya digabung bersama celana santai sepanjang lutut beserta topi warna hitam. Kala itu, mereka benar-benar bahagia merayakan hari jadi Indonesia. Sampai sekarang, Judith memang sengaja mengabadikan setiap momen yang mereka

