BAB 48.

1422 Kata

Sebuah ruang pengadilan. Suasana terasa mencekam. Hera bergerak gelisah di tempatnya duduk. Ia tak pernah pergi ke sini sebelumnya. Ini pertama kalinya ia menginjakan kakinya di ruang pengadilan. Adrian berada di sisi kanannya. "Jadi.. Ini tempat ketika kau di sidang karena di tilang polisi waktu itu"ucap Hera berbisik di telingan kiri suaminya. Adrian menoleh padanya dengan tampang malas. "Ya. Kau yang membuatku kena tilang ketika belajar menyetir" Hera terkekeh mendengarnya. Itu memang benar. Dia tidak sengaja menabrak pagar Taman waktu itu. Dan mobil Adrian harus di servis juga terkena denda karena merusak barang milik Negara. "Kau membahasnya lagi"gumam Hera kesal. "Kau yang mengingatkannya duluan" "Aku kan membicarakanmu, tapi kau malah mengingat tentang ku"balas Hera tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN