Sweet Seventeen

1838 Kata

KEESOKAN paginya di hari Minggu, mau tak mau Rissa memenuhi permintaan Kenzie mengantar puding cokelat vla vanila itu ke rumahnya. Setidaknya setelah ini Rissa akan segera terbebas dari utangnya, walaupun sekarang ia merasa seperti menjadi petugas delivery yang datang mengantar pesanan ke pelanggan. Pintu gerbang dibuka oleh seorang pria paruh baya berperut agak buncit yang terlihat seperti tukang kebun dengan kaus oblong dan celana sirwalnya. Rissa memilih menunggu di luar, sementara tukang kebun yang sempat kepo ada cewek datang mencari Kenzie itu memanggilkan si anak empunya rumah. Rissa menduduki salah satu dari empat bangku akar kayu yang mengelilingi meja berbahan senada dengan desain uniknya itu. Rerimbunan daun pohon mangga menjadi peneduh dari sorotan terik matahari. Hm, pohon m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN