Siapa pun menanam pasti akan menuai Kebaikan dengan kebaikan Keburukan dengan keburukan Dan tuduhan dituai dengan pembuktian... *** Senin pagi Zidan menemui Gibran di kantor. Kedatangannya sempat menghebohkan seisi ruangan divisi MD dan divisi admin. Mereka tak henti berbisik-bisik mengenai hubungan gelap Zidan dan Ines yang sampai hamil dan ketahuan istri. Padahal faktanya bukan seperti itu. Wajah pria itu kuyu tak beraturan. Biasanya ia selalu rapi, hari ini membiarkan kumis dan brewok di wajahnya tanpa dicukur. Terlihat jelas seberapa frustrasinya Zidan. "Yakin mau ngundurin diri? Apa nggak bisa cari jalan ke luar lain?" Gibran berusaha menenangkan keadaan. Ia marah tapi bukan berarti naluri sebagai seorang kakak ipar tak lagi ada. Bagaimana pun juga Zidan masih menyandang stat

