Bab. 32 - Alasan

1864 Kata

Terkadang nalar bisa kalah dengan perasaan Tapi perasaan tidak akan pernah bisa mengalahkan garis takdir... Entah bersama atau berpisah Tugas kita berjuang, sisanya berpasrah...   ***  Di kediaman utama Rakabumi, Laras mengadukan segala kesulitan rumah tangganya pada sang ibunda. Air mata belum berhenti mengalir di pipinya. Rahayu marah mengetahui ulah menantu kesayangannya. Ia menenangkan sang putri dan berjanji akan membicarakan hal ini pada keluarga Zidan. Mereka tidak bisa lari dari hutang bila sampai Zidan benar-benar menceraikan anaknya. "Laras nggak terima diginiin, Bun!" "Kamu tenang dulu, Nak. Nanti Bunda yang akan cari jalan ke luar. Nggak tahu malu anak itu! Hutang keluarganya numpuk dan dikasih kemudahan sebagai seorang mantu! Malah berani sakitin anakku! Minta dikasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN