31

846 Kata

"Sayang." Panggil, Faza.  "Angel Sayang." Faza, merengek menarik-narik piyama sang istri yang tidur membelakangi dirinya. "Angelnya Mamas." rayu Faza, siapa tahu perempuan yang sedang mode marah padanya itu luluh dan kembali pada mode normal senormal-normalnya. Kalau perlu marah-marah juga tak apa. Memang begitu kan setingan si Angel. Angel mencoba melepaskan jemari Faza dari piyamanya. Laki-laki itu benar-benar menguji kesabaran. Setelah adegan semena-mena Faza yang mengusir Franda kala dia tengah membersihkan tangannya dari noda ayam kecap, Faza dengan semena-menanya juga menarik dirinya ke kamar saat Ia ingin berlari mengejar Franda agar bisa menyeret wanita itu ke rumah sakit. "Hei, kau! Calon Bapak anaknya Dugong. Lepaskan tangan laknatmu dari kain piyamaku yang suci ini, Bedebah."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN