32

1377 Kata

"Bye...Bye rambut. Silahkan datang ke klinik Tong Pang Ciang." Kekeh Angel sembari meniup rambut Faza yang rontok ditanganya, hingga helai demai helai berjatuhan tertiup nafas Angel. 'Miris, rambut hamba.. Awas kamu, Ngel!,' batin Faza. Ia mendengus. Merasa kesal dengan aksi anarkis sang istri. Lihat saja! Faza akan membuat serangan balasan. Bukti ketidakterimaannya. Faza berakting. Ia memegangi kepalanya seolah-olah kepalanya itu benar-benar sakit akibat tarikan Angel tadi. "Auh, pala Gue sakit. Auh." Erang Faza sok kesakitan. Angel yang semula tidak perduli kini memperhatikan Faza yang tengah kesakitan. Sepertinya perempuan cantik itu masuk ke dalam perangkap sang suami. "Auh Yang, kok kamu ada dua mukanya." "Auh, sakiiiitttt." Jerit Faza. Ia menahan tawanya saat melihat raut k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN