Lovita berjalan memasuki hotel bersama Aldian. Pria itu membawa tangan Lovita dan menyematkannya dilengan Aldian. Lovita menoleh pada Aldian, tapi pria itu tidak menatapnya sama sekali. Lovita pun menjadi teringat kalau ini adalah acara besar dari keluarga Garwine. Seorang pengusaha ternama di eropa dan sudah pasti Aldian harus membuat image yang baik di dalam acara ini. Agar dia mendapatkan simpatik tuan Garwine dan semua usahanya akan semakin memuncak. Mereka memasuki sebuah restaurant di lantai paling atas. Restoran mewah yang biasa memiliki banyak pelanggan. Khusus untuk malam ini menjadi kosong. Para pelayan bekerja keras untuk membuat set tempat menjadi semewah mungkin. Gelas wine dan sampanye yang bersanding dengan piring, sendok, garpu dan pisau makan. Tapi yang membuat Lovita

