Lovita baru saja bersiap untuk pergi bekerja. Dia memandang kaca di kamarnya, merapikan pakainnya dan meyakinkan riasannya sudah sempurna. Setelah yakin semuanya sudah sempurna, Lovita pun mengambil tas dan berjalan ke bawah. Ketika ia menuruni tangga tiba-tiba dia mendapatkan telepon. Lovita mengambil ponselnya di dalam tas dan mengangkatnya. Ternyata yang menghubunginya adalah manager hotel PRADAN. Awalnya Lovita sedikit bingung saat mendapati manager itu menghubunginya. Tapi dia sangat merasa senang saat pihak hotel mengatakanan mereka menerima tawaran Lovita. Mendengar kabar itu rasanya Lovita ingin melompat karena dia benar-benar sangat merasa senang. Lovita harus menahan kegembiraannya dan menuruni tangga masih berbicara dengan manager PRADAN. “Kalau aku boleh tahu,

