Fabian terbangun saat matahari masuk ke dalam jendela kamar apartemen yang entah di mana dia berada. Fabian mengulat dan kemudian merasakan kepalanya sangat pusing dan bau alkhohol yang sangat menyengat. Dia terdiam sebentar dan kemudian membuka matanya perlahan. "Lo udah bangun?" Suara seorang perempuan langsung membuat dia kaget dan dengan cepat melihat Diana yang hanya memakai baju tidur tipis transparan. Fabian terdiam sebentar, mengapa dia ada di sini? Dan mengapa dia bersama Diana? Fabian memejamkan matanya dan langsung teringat kejadian tadi malam yang seharusnya tidak dia lakukan, dia langsung membuka matanya cepat dan melihat Diana. "Gue-lo, kita?" Tanya Fabian dan Diana tersenyum. "Gue nggak tau lo kerasukan apa semalem." Ujar Diana masih berdiri di sana dan bersede

