"Jadi, pulang mau makan apa?" Tanya Fabian sambil menggandeng calon istrinya keliar dari gedung kantor. Memang sudah tidak udah ditanyakan lagi apa yang terjadi di kantor. Semuanya tau kalau misalnya CEO muda mereka akan segera menikah dan Ranty lah calon istrinya. Ada dari mereka yang patah hati karena Fabian harus melepas masa lajangnya, padahal di kantor Fabian cukup digemari oleh karyawan nya sendiri. "Hm, makan apa aja deh, yang penting makan." Ujar Ranty tersenyum dan Fabian langsung mengiyakan. Mereka berjalan menuju basment dan Fabian langsung membukakan pintu kepada calon istrinya itu. "Makasih." Ujar Ranty lalu tersenyum dan masuk ke dalam mobil. Fabian ikut tersenyum dan menutup pintu mobil dan hendak berjalan menuju kursi kemudi, tapi ponselnya langsung berdering

