Geundis masih syok bukan main dengan kejadian seram yang baru saja menimpanya, walau kini dia sudah kembali ke posko dan duduk menunggu Suster Viona kembali karena kini sedang berkeliling di bangsal anak-anak. Jantung Geundis masih berdetak cepat membayangkan dia baru saja melihat penampakan roh seseorang yang baru meninggal, terlebih dia tanpa tahu apa pun mengikuti roh itu bahkan sempat berbicara dengannya. Pantas saja gerak-gerik pasien wanita itu sangat berbeda, bahkan pertanyaannya selalu diabaikan, ternyata tadi itu dia mengajak bicara seorang roh. Mengingat kejadian itu Geundis bergidik ngeri. Geundis memikirkan jika selama satu bulan ini dia harus melakukan piket malam, entah kejadian menyeramkan apa lagi yang akan dialaminya di malam-malam berikutnya. Membayangkan hal itu, ras

