Melihat Suster Viona terus terbatuk-batuk, Geundis pun bergegas mengambilkan air minum. Dia mengulurkan air mineral yang memang dipesan oleh Suster Viona. “Ini, Sus. Minum dulu,” ucap Geundis seraya menyerahkan air minum dalam botol tersebut. Tanpa ragu Suster Viona menerima dan meminumnya. Dia mengembuskan napas lega begitu berhenti batuk karena tersedak makanan yang tadi sedang dia kunyah. “Suster Vio kenapa kayak yang kaget gitu tadi pas saya bilang Davin dan Bu Rima pacaran?” tanya Geundis yang yakin sekali ekspresi Suster Viona memang terlihat sangat terkejut sampai tersedak makanan yang sedang dimakannya. “Lagian Suster Geundis ada-ada aja deh. Masa Ners Davin pacaran sama Bu Rima?” “Mau gimana lagi, saya lihat mereka keluar dari ruangan yang sama malam-malam. Mana mereka jug

