PART 67

1610 Kata

Aarav menepati janjinya, tepat pukul 4 sore, dia datang ke apartemen untuk menjemput Geundis karena mereka akan menghadiri prosesi pemakaman jenazah Manda. Pasangan sejoli itu kini sudah berada dalam mobil, Aarav melajukan mobil dengan kecepatan sedang mengingat kondisi jalan tengah padat merayap.  Keheningan yang melanda berusaha dicairkan Geundis karena gadis itu kini membuka mulut dan berkata, “Rav, aku penasaran deh kamu gimana cara meyakinkan orang tua Manda sampai mau berubah pikiran dan akhirnya bersedia mengambil jenazah Manda.”  Tatapan Aarav yang tengah mengemudikan mobil tetap lurus ke depan, tak menoleh sedikit pun ke arah sang lawan bicara. “Hm, aku menceritakan seperti yang diceritakan Susi. Awalnya memang susah meyakinkan mereka, mereka sudah terlalu sakit hati dan merasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN