Seolah mengabaikan peringatan dari Nenek Sumi, Geundis tetap sering datang menemuinya. Mendatangi ruang inapnya dan menemani nenek berusia 60 tahun itu. Walau awalnya Nenek Sumi sangat marah dengan tindakan nekat Geundis, tapi lambat laun dia pun mulai menerima kehadiran Geundis. Terhitung hampir satu minggu Geundis selalu menemui Nenek Sumi dan sekarang mereka mulai dekat. Seperti saat ini, Geundis sedang membawa Nenek Sumi jalan-jalan ke taman rumah sakit. Dia sedang mendorong kursi roda yang diduduki sang nenek, lalu dia membawanya ke bawah salah satu pohon. Kebetulan di sana ada kursi, Geundis duduk di kursi tersebut, bersama Nenek Sumi yang dia letakkan di kursi roda di depannya. “Hari ini tumben kamu datang siang-siang begini?” tanya Nenek Sumi karena memang biasanya Geundis menem

