57. Our Last Kiss

1448 Kata

❤●♥●♥●❤ "Tuuh kan Abang bilang juga apa. Gak usah dibuka. Bikin kamu nangis lagi kan. Ckk.." decak Gege sebal setelah melihat Aruna berurai air mata lagi dan lagi. Segera ia sambar kaos polos hitam yang ia gantung asal disandaran sofa. Memasukkan sebagian kepalanya hendak memakainya lagi. "Gak usah dipake lagi bang, pasti udah kena rembesan darah juga itu. Cuma gak keliatan aja soalnya warnanya gelap." Aruna dengan cepat menarik kaos polos itu dan justru memakainya untuk mengusap air mata yang leleh di pipinya. "Abang gak bawa baju ganti lagi?" tanya Aruna masih sesegukan. Menggemaskan sebenarnya melihat pipi Aruna memerah seperti ini. Tapi di lain sisi juga membuat Gege iba dan tak tega karena karena dirinyalah yang membuat gadis itu seharian ini menumpahkan tangis. "Abang cuma bawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN