58 ~Pasrah

1477 Kata

❤●♥●♥●❤ "Na..kamu mau nangis sampe mata kamu copot atau gimana sih?" Ical mengusap pundak gadis itu dengan pelan, takut-takut jika Aruna akan menamparnya atau bahkan menjambak rambutnya hingga terlepas dari kulit kepala. Masih ia ingat jelas semalam, saat ia turun ke lantai satu hendak mengambil camilan yang tertinggal. Ia mendapati Aruna dan Gege yang sedang perang mulut. Bukan berdebat, bukan sama sekali. Tapi perang mulut yang itu tuh....Cipokan. Tapi dalam keadaan menyayat hati, karena mereka berdua sama-sama menangis. Dan bodohnya, ketika Ical berniat berbalik badan dan naik ke lantai atas lagi. Dengan gerakan dramatis, pria itu justru terpleset dan jatuh terguling hingga ujung tangga. Sungguh, itu murni kecelakaan. Ical sama sekali tak berniat mengganggu moment romantis sekaligus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN